Dua minggu yang lalu, Alina memang mengirimkan lamaran pekerjaan ke Andara Group. Namun setelah menunggu berhari-hari, tidak ada kabar apa pun. Tidak ada panggilan wawancara. Tidak ada email balasan. Tidak ada harapan. Perlahan, Alina mulai menerima kenyataan bahwa dirinya mungkin tidak cukup memenuhi kualifikasi perusahaan sebesar itu. Karena itulah ia tetap bekerja sebagai kasir di sebuah toko roti kecil. Meski gajinya pas-pasan, setidaknya pekerjaan itu membantunya bertahan hidup. Membayar listrik. Membeli bahan makanan. Dan mengirim uang kepada ibunya setiap bulan. Meski keluarganya sering menyalahkannya atas kematian Alisa, Alina tetap merasa itu adalah tanggung jawabnya sebagai anak. Kini, ia berdiri di kantor pusat Andara Group yang megah. Tangannya menggenggam map berisi dokumen dengan erat. Jujur saja, sampai sekarang ia masih tidak percaya dirinya benar-benar dipanggil ke sini. "Baik, Bu Alina. Berkas-berkasnya sudah lengkap. Anda bisa bertemu dengan Pak James
Last Updated : 2026-06-16 Read more