Gia memperhatikan rambut Arka yang sedikit berantakan. Ia melihat ada goresan kecil di dahinya, kemeja laki laki itu juga kotor akibat menerobos semak-semak tadi, tetapi ia masih sempat memperhatikan luka di kaki Gia seolah tidak ada hal lain yang lebih penting."Arka," panggil perempuan itu pelan."Hm?" Laki laki itu menatap Gia, seolah sigap jika perempuan itu meminta tolong atau mengeluh sakit padanya. Namun Gia hanya menunjuk dahi Arka dengan wajah cemas."Itu, dahi kamu sendiri terluka," jelasnya karena laki laki itu tidak mengerti.Arka tersenyum kecil mendengarnya, bahkan dirinya sendiri tidak merasakan ada luka yang Gia lihat. "Nggak apa-apa, ini ga terasa buat aku," jawabnya santai."Ya tapi itu di dahi kamu ada darah loh," Gia tetap panik dan merasa kasihan pada Arka. Untuk pertama kalinya, hati wanita itu tidak tega melihat Arka terluka, meskipun hanya luka kecil."Gapapa, anggap aja ini tuh cuma bonus dari jalan-jalan ke hutan ini," kata Arka mencoba membuat Gia tenang dan
Last Updated : 2026-09-16 Read more