Hari kedua MPLS berjalan tidak kalah melelahkan dari hari pertama. Begitu bel istirahat berbunyi, Sandy menarik napas lega.“Ke kantin, yuk!” ajaknya kepada Bianca, Keira dan Farel.Bianca dan Keira setuju, tapi Farel tidak bisa ikut.“Sorry, ya, gaes. Aku sudah ada janji sama Rio.”Baru saja Farel hendak beranjak dari kursinya, suasana di depan kelas mendadak ramai.Seorang siswi senior berambut ikal sebahu dan berwajah cantik bak member girlband Korea berdiri di ambang pintu. Matanya menatap ke sana kemari seperti sedang mencari seseorang.Kemudian dia melangkah memasuki kelas, membuat semua mata yang ada di sana menatap penasaran.Begitu sampai di samping meja Sandy, senior itu tersenyum, lalu mengulurkan tangan.“Kamu Sandy, kan? Kenalin, aku Alya, sekretaris OSIS sekaligus sahabat Natha.”Sandy tersentak. Dia buru-buru berdiri dan membalas uluran tangan itu dengan wajah bingung.“Iya, saya Sandy, Kak. Salam kenal”Namun alih-alih langsung melepas jabat tangan mereka, Alya justru
Read more