Lunaya memarkirkan mobilnya, kemudian berjalan menuju sebuah kafe yang ditunjukkan oleh Evano. Sampai sekarang, dia masih belum tahu apa yang sebenarnya ingin dibicarakan pria tersebut.Begitu masuk, Lunaya memilih sebuah meja di sudut ruangan yang cukup tenang.Dia duduk santai sambil memesan minuman terlebih dahulu."Kopi ekpsreso yah.""Baik."Pelayan itu langsung pergi, sedangkan Lunaya kembali melihat ke arah pintu masuk.Evano belum juga muncul.Beberapa menit berlalu.Lunaya kembali melirik jam tangannya."Dia sebenarnya mau membicarakan apa?"Entah kenapa, sejak menerima pesan dari Evano untuk bertemu di tempat ini, perasaannya terasa sedikit gelisah.Biasanya Lunaya tidak mudah merasa cemas.Namun kali ini berbeda.Dia bahkan beberapa kali mengecek ponselnya, memastikan tidak ada pesan atau panggilan dari Evano."Jangan-jangan terjadi sesuatu?"Lunaya mencoba menenangkan dirinya sendiri."Tenang, Lunaya. Dia pasti akan datang."Tidak lama kemudian, pelayan datang membawa pesa
Last Updated : 2026-09-02 Read more