Citra terkekeh pelan, tawa manjanya terdengar begitu renyah memecah keheningan pelataran kosan yang sepi.Sepasang matanya yang berbinar menatap lurus ke dalam iris gelap Yono, menangkap dengan jelas bagaimana tatapan lapar dari pria dewasa di depannya itu sudah tidak sabar lagi untuk menghantamnya habis-habisan di atas kasur."Kamu ini nafsuan banget sih, Mas. Tapi aku suka," goda Citra lirih, lalu mengusap rahang tegas Yono yang kasar oleh gurat tipis janggut.Yono menyeringai miring, sebuah sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman nakal yang sangat maskulin.Tangan besarnya yang berurat tebal merayap ke pinggul sintal Citra, meremasnya sekali dengan cengkeraman penuh dominasi jantan."Gak usah sok murni begitu, Cit. Kamu juga sama saja kayak aku, kan? Dari tadi di jok belakang motor sudah gelisah sendiri nempel-nempel punggungku," balas Yono dengan suara berat, parau, dan sarat akan tuduhan yang amat tepat sasaran.Citra tertawa geli, tidak membantah sedikit pun. "Iya, aku meman
Dernière mise à jour : 2026-07-22 Read More