“Tapi aku lagi males jelasin apa pun. Karena nggak penting,” ucap Yono dengan nada datarnya.Maya tersentak pelan, bibirnya yang sembap bergetar, namun ia tetap menatap Yono dengan pandangan menuntut. "Tapi kamu belum jawab pertanyaanku! Kamu sengaja, kan, ngehindar?"Yono mengembuskan napas pendek lalu memasukkan satu tangannya ke dalam saku celana jins tebalnya, dan menatap Maya dengan pandangan lurus yang dingin tanpa ada setitik pun rasa bersalah."Dengar ya, May. Aku bilang sekali ini saja dan tolong kamu simpan baik-baik di kepala kamu," ucap Yono, nadanya sangat tenang namun terdengar telak."Ke mana pun aku pergi semalaman ini, mau aku pergi sama orang dinas, sama anak bos besar, atau sama siapa pun, itu sama sekali bukan urusan kamu. Aku gak punya kewajiban, dan kamu gak punya hak buat tahu.""Kenapa gak punya hak?!" suara Maya meninggi. "Kamu tahu kan aku suka sama kamu, Mas? Aku peduli sama kamu!"Yono terkekeh rendah, sebuah tawa maskulin yang terdengar sangat hambar di te
최신 업데이트 : 2026-07-10 더 보기