POV ADELLA Nggak lama kemudian, perawat membuka pintu ruang praktik untuk memanggil nama pasien. “Ibu Adella Putri Hadiwinata.” Kami berdiri. Perawat itu lalu mempersilakan kami masuk. Di balik meja kerjanya, seorang pria berusia sekitar enam puluh tahun berdiri menyambut kami. Rambutnya sudah putih dipenuhi uban, tapi sorot matanya tetap tajam di balik kacamata baca yang bertengger di ujung hidungnya. Papan nama di mejanya bertuliskan dr. Rudy Kusuma, Sp.OG., Subsp. KFM. "Silakan duduk, Pak Sebastian. Bu Adella." Kami duduk berhadapan dengannya. Dokter Rudy membuka rekam medis elektronik di layar komputernya. Jemarinya bergerak pelan membaca beberapa data sebelum akhirnya kembali menatapku. "Saya sudah membaca riwayat kesehatan Ibu dari sistem." Beliau menutup berkas digital itu. "Kalau begitu kita langsung lakukan pemeriksaan USG untuk memastikan kondisi kehamilan dan memperkirakan usia kandungannya." Aku menarik napas pelan. "Silakan berbaring di ranjang pemeriksaan, Bu."
آخر تحديث : 2026-08-18 اقرأ المزيد