“Tunggu di sini. Saya akan memanggil dokter tadi agar segera mengobati kamu,” ucap Gideon sambil berdiri.Tanpa menunggu jawaban Seana, Gideon segera melangkah keluar dari kamar untuk memanggil dokter wanita itu.Tak berselang lama, Gideon kembali bersama Dokter Yesi yang berjalan di belakangnya.“Kamu bisa melanjutkan perawatan luka istri saya,” tutur Gideon kepada Yesi.“Baik, Tuan.”Yesi mengangguk sopan. Ia mengambil pinset dan kapas baru yang telah disiapkan. Setelah itu, ia menuangkan beberapa tetes betadine ke atas kapas sebelum perlahan mendekatkannya ke punggung Seana yang terluka.“Lakukan dengan pelan. Jangan sampai membuat istri saya kesakitan,” ujar Gideon, suaranya terdengar tegas.Ia tak sanggup melihat Seana kembali meringis menahan sakit.“Akan saya lakukan, Tuan,” jawab Yesi dengan senyum ramah, lalu kembali melanjutkan perawatannya.Sementara itu, Gideon melirik peralatan medis di atas meja di sampingnya. Ia mengambil beberapa lembar tisu, lalu berlutut di hadapan S
Last Updated : 2026-07-09 Read more