“Itu…” Semua kata yang ingin terucap, rasanya tersangkut di leher Ra.“Entah bagaimana, tapi hampir seluruh tulang pada tangan kirinya remuk. Masud harus… membuangnya.”Kissa sedikit terbata, karena lehernya juga tercekat. Meski tidak menunjukkan, dan selalu bersikap biasa saat bertemu Luz, tapi dia tidak pernah bisa menatap bagian tangan Luz yang hilang itu.Ra menghempaskan tubuh, ke atas ranjang dan menutup wajahnya. Kata-kata Urhi kini terngiang-ngiang di telinganya. Luz mungkin ‘anak dewa’ tapi dia tak akan sanggup melawan serangan yang datang. Serangan yang datang, akan selalu datang untuk menyerang Horus, dirinya. “Kakinya juga terluka, tapi kata Masud kakinya akan kembali normal biasa.”Kissa melanjutkan ceritanya. “Dan karena kalian berdua terluka parah, saat ini Shen yang menjabat sebagai Pharaoh!”“Apa?!” Dari kesan yang diperlihatkan wajah Kissa, Ra bisa merasa jika hal itu adalah bencana.“Hhh.. Percayalah, ini sudah cukup baik, karena jabatan itu hanya sementara, sesuai
Last Updated : 2026-09-10 Read more