"Kapan terjadinya itu nggak penting. Yang jelas, aku ingin tau apa sebenarnya hubungan kalian," ucap Felly dingin, tak mau dibelokkan topiknya."Saya sudah bilang, kami nggak ada hubungan apa-apa. Dia hanya wali kelas Jihan, dan saya hanya orang tua murid," ulang Atta dengan nada yang mantap namun lembut.Felly dengan cepat menepis pelukan Atta dari tubuhnya, lalu berjalan cepat menuju kamar tidur. Tanpa membuang waktu, Atta pun segera menyusul masuk. Di sana, Felly sudah duduk di tepi kasur sambil menyilangkan kedua kakinya, wajahnya masih tampak dingin dan menahan kecewa."Jangan harap Mas bisa dengan mudah mendapatkan maaf dariku, sebelum Mas menjelaskan kenapa Mas tega memberikan kain Bali yang seharusnya untuk Papa Mas Atta, tapi justru Mas berikan kepada Isna," ucapnya tegas, menatap lurus ke arah Atta."Aku terpaksa memberikan kain itu karena topi pantai untuk Isna hilang, Sayang," jelas Atta dengan napas berat. "Padahal kamu sendiri yang bilang sudah memasukkannya ke dalam kop
Last Updated : 2026-08-13 Read more