"Pak Rizwan pingsan, Ta.""Pingsan?? Kok bisa?" Mata Atta sontak membulat. Meskipun Rizwan orangnya menyebalkan, tapi dia tetaplah bosnya Atta, dan Atta merasa khawatir dengan keadaannya."Nggak tau. Tapi kata Mbak-mbak yang kerja sih tadi bilang katanya Pak Rizwan ngeluh sakit kepala, terus emang Pak Rizwan dari pagi nggak keluar kamar, Ta. Eh nggak taunya dia pingsan.""Ya sudah, bawa langsung saja ke rumah sakit, Pak. Hubungi keluarganya.""Aku udah telepon Bu Felly, tapi nomornya nggak aktif. Dari kemarin juga dia nggak pulang, sepertinya masih bertengkar dengan Pak Rizwan.""Orang tuanya, Pak. Atau Pak Vidi," saran Atta."Aku nggak ada nomornya. Hape Pak Rizwan juga pakai sandi, jadi nggak bisa kebuka, Ta."Atta menghela napas panjang yang terasa getir, pikirannya berputar cepat mencari jalan keluar."Ya udah, nanti aku tanya dulu sama Bu Felly.""Kan aku bilang kalau nomor Bu Felly nggak aktif, Ta. Gimana mau nanya? Oh apa kamu lagi pergi sama Bu Felly, ya? Kamu lagi sama dia?"
آخر تحديث : 2026-07-30 اقرأ المزيد