"Hans, apa kamu sudah makan? Wajahmu pucat sekali," tanya Mama Novi begitu melihat putranya membuka pintu rumah dengan napas memburu.Hans tidak langsung menjawab. Dadanya naik turun karena lelah. Wajahnya kusut, rambutnya berantakan, dan kedua matanya memerah akibat berjam-jam berkeliling mencari seseorang yang tak kunjung ditemukan."Aku sudah mencari Silvia ke mana-mana, Ma," gumamnya lirih. "Ke rumah lamanya, ke tempat-tempat yang biasa dia datangi, bahkan aku sudah bertanya kepada beberapa orang. Tapi tidak ada yang tahu dia ada di mana."Suara Hans terdengar serak. Untuk pertama kalinya, pria itu merasakan kepanikan yang benar-benar membuatnya kehilangan arah.Tepatnya panik pada perusahaan."Yasudah mama kembali lagi kedalam ya." Dengan tangan gemetar menahan kesal, ia mengeluarkan ponsel dari saku celananya lalu menghubungi asistennya."Rio, gunakan semua orang yang kita punya. Cari keberadaan Silvia. Lacak di mana pun dia berada.""Baik, Pak Hans. Saya akan segera mengerjak
Last Updated : 2026-07-28 Read more