“Ah, benar ternyata aku sudah kembali ke wujud asliku! Tapi apa memang terlihat setampan itu wajah ini kan sudah lama sekali tidak aku lihat bahkan setelah terbangun aku belum pernah melihatnya kecuali dari bayangan di air saat mandi.” Damar menyentuh wajahnya. “Kalau begitu aku akan menunjukkannya nanti sama Mbah. Pokoknya lihat saja nanti di cermin yang ada di kamarku.”“Apa kamu punya cermin?” tanya Damar karena zaman dulu cermin itu cukup langka jadi sangat mahal.“Iya, tentu saja ada apa Mbah mengira kalau itu barang langka? Sekarang cermin sudah tidak lagi semahal dulu,” jelas Sekar.“Jadi itu sudah tidak semahal dulu ya, orang-orang zaman sekarang benar-benar hebat bisa membuatnya jadi lebih banyak.” “Iya dong, jadi sebenarnya lumayan juga kan. Mbah, bisa hidup sampai ke masa sekarang soalnya di era ini lebih canggih dari masa lampau.”Tidak lama kemudian mereka pun akhirnya sampai di luar hutan dan sedikit lagi di depan
Last Updated : 2026-08-01 Read more