Sinar matahari siang menerobos masuk melalui dinding kaca ruang kerja Camelia di lantai teratas Gedung Nusantara Heritage. Ruangan yang didominasi interior kayu jati dan marmer putih itu terasa hangat. Di atas meja mahoni yang tertata rapi, tumpukan berkas ekspansi perusahaan dan laporan audit aset mendiang ibunya mulai berkurang secara signifikan—sebuah bukti dari kerja keras tanpa henti selama beberapa minggu terakhir.TOK! TOK!Pintu jati berukir ganda ketukan dua kali secara teratur. Seorang staf sekretariat melangkah masuk dengan hati-hati, membawa sebuah kotak transparan dari mika tebal yang diikat dengan pita sutra berwarna biru gelap."Permisi, Nona Camelia," ujar staf wanita itu seraya membungkukkan badan sedikit. "Baru saja ada kurir khusus dari armada pengiriman resmi Erlangga Holding yang mengantarkan ini. Katanya, ini kiriman prioritas tinggi yang harus diserahkan langsung ke meja Anda."Camelia mengalihkan pandangannya dari layar laptop. Dahi mulusnya berkerut tipis, nam
Last Updated : 2026-07-24 Read more