Makan malam terakhir bersama keluarga Baskara. Dengan city car yang dibeli menggunakan uang pribadinya, Cantika berangkat dari rumah sakit menuju rumah orang tua dan Kakek Adrian tinggal. Ini undangan Angga Baskara, Kakek Adrian, orang yang menjodohkannya dengan Adrian.Mobil putih kecil Cantika itu berhenti di depan pintu masuk rumah keluarga Baskara. Perasaan langsung menciut setiap kali turun dari mobil, lalu berdiri menatap bangunan tiga lantai ini. Pintu masuknya saja setinggi dua meter. Pagarnya bahkan jauh lebih tinggi lagi. Besar, mewah, sayangnya rumah ini bukan surga, tapi neraka untuk Cantika.“Makan malam terakhir.” Cantika kembali mengingatkan dirinya sendiri. “Makan malam terakhir.”Cantika menghela napas dalam. Sebelum berjalan menaiki tangga, menuju pintu masuk.“Bu Cantika,” sapa kepala pelayan, Arif. “Mari saya antar ke ruang makan. Semuanya sudah menunggu, kecuali Pak Adrian.”Cantika hanya mengangguk. Dia bersikap seolah mengetahui informasi bahwa Adrian absen atau
Last Updated : 2026-07-03 Read more