FAZER LOGINSetahun menjalani pernikahan yang dingin dan dirahasiakan, Cantika akhirnya menyerah. Namun, tepat sebelum ketukan palu hakim meresmikan perceraian, sebuah kecelakaan merenggut ingatan Adrian. Kini, Adrian terbangun dengan keyakinan bahwa mereka adalah pengantin baru yang manis, padahal itu hanyalah amnesia palsu—sebuah taktik manipulatif Adrian untuk mempertahankan Cantika. Di sisi lain, Cantika yang lelah memutuskan untuk berpura-pura luluh guna membuat Adrian jatuh cinta sedalam-dalamnya sebelum nantinya ia campakkan sebagai pembalasan atas luka yang Adrian ciptakan selama ini.
Ver maisSeperti pencuri, Cantika mengendap-endap memasuki ruang kerja Adrian. Aneh, padahal dia tidak melakukan kesalahan. Alibinya sempurna, ada laporan pasien di tangan dan juga laptop pribadinya.Hanya saja, di balik cardigan tebal putihnya ini, Cantika menyimpan sebuah rahasia. Mungkin itu yang membuat jantungnya terus berdegup kencang hingga sekarang.Perlahan Cantika menaruh laptopnya di meja kerja Adrian, bersisian dengan laptop pribadi pria itu. Digesernya kursi kerja Adrian, lalu didudukinya untuk dirinya sendiri.Sesaat, Cantika terdiam dan menunggu layar laptopnya menyala sempurna, sebelum dia berpangku dagu hanya untuk melamun. Wanita itu berpikir, haruskah dia langsung mencari tahu isi USB itu atau tidak. Atau dia mengalihkan pikirannya lagi dengan mengerjakan laporan pasien yang tidak mendesak itu?
Selama bermenit-menit, Cantika hanya tertegun menatap USB itu. Matanya yang sudah tinggal beberapa watt itu mengerjap. Sedangkan otaknya yang agak kosong tak menemukan korelasi antara pasien kecilnya dengan USB ini.“Apa… isinya video ucapan terima kasih?” pikir Cantika.Wanita itu manggut-manggut. Bisa saja itu terjadi, lagi pula karena masih anak-anak, tidak mau mengeluarkan uang lebih untuk memberikan sesuatu yang mahal, jadi memberikan video ucapan terima kasih adalah hal yang wajar.“Terima kasih ya, pasien kecil,” gumam Cantika. Senyum kecilnya mengembang lebar.Sayangnya, Cantika tidak bisa langsung melihat video ataupun isi USB itu sekarang juga. Terlebih dia sudah menguap lebar-lebar sekarang.
Sesuai janjinya dengan Mario, Cantika bergegas menuju taman belakang rumah sakit. Langit masih keemasan saat dia keluar area bangunan. Hal yang membuat wanita itu merasakan perbedaan besar dengan taman belakang tengah malam itu.Saat ini, taman belakang tampak cukup padat oleh manusia. Beberapa pasien terlihat dari kondisi mereka yang diperban atau terus batuk-batuk. Sementara yang lain pengantar. Ada juga para nakes yang berjaga, baik untuk tugas atau memang melepas penat.Cantika sendiri jarang ke taman belakang. Baginya tempat ini terlalu ramai. Dia lebih suka di tempat kerja dan menenggelamkan diri dalam laporan-laporan pasien atau tugas dari konsulen lainnya.Ramai membuat Cantika agak kesusahan mencari keberadaan Mario. Terlebih pria itu tidak memberitahukan lokasi keberadaan.
Adrian sama sekali tidak bisa tenang. Tangannya terus mengetuk-ketuk pahanya dengan tidak sabaran. Tatapannya tertuju pada jalanan padat merayap ibu kota saat jam makan siang. Sedangkan sejak tadi, dia tak tenang dan kepalanya penuh berisikan Cantika.Bayangan akan adegan Aruna menampar Cantika terus berputar di kepala Adrian. Hati pria itu sakit. Ibu kandungnya menyakiti istri yang dia cintai. Pantas saja Cantika menceraikannya bahkan meminta cek dua puluh miliar itu.“Pak Budi,” panggil Adrian di sela-sela lamunannya. Dia melirik Budi yang kini menoleh di kursi sebelah sopir. “Saya nggak bisa biarin Bu Aruna bersikap buruk terhadap istri saya. Saya butuh cara untuk membuatnya berhenti.”Budi terdiam sejenak, sebelum berkata, “Mungkin… jalan-jalan ke luar negeri untuk menjernihk


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
avaliações