Tawa Serena pecah, kali ini lebih nyaring, lebih pahit, dan terdengar jauh lebih gila.Peduli? Harris bilang dia peduli padanya? Apa pria itu benar-benar mengira kata 'peduli' bisa menutupi masa lalu yang kelam? Jika benar dia peduli, di mana Harris saat Serena menderita dalam penjara budak di kehidupan pertamanya? Di mana Harris saat Serena mati dalam kesendirian dan penderitaan?Kata 'keluarga' yang keluar dari mulut Harris bahkan terdengar seperti ejekan bagi Serena yang telah merasakan kematian sekali, dan kini harus berjuang bertahan hidup di antara puing-puing masa lalu yang mencoba menariknya kembali ke jurang yang sama. “Kau membuatku takut sekarang,” gumam Harris setelah tawa Serena mereda. Pria itu menyeka keringat di dahinya, tatapannya menyiratkan kelelahan yang nyata. “Lagi pula kau sendiri yang memintaku membantumu dan Braun.”Ah, benar. Rupanya Harris masih mengingat janjinya pada Serena. Kebalikannya, Serena bahkan telah
Last Updated : 2026-09-17 Read more