Sakit. Serena merintih tiap detiknya. Rasa marah, sedih, hancur, meledak dalam hati Serena. Tubuh ringkihnya bergetar dan mata birunya menatap penuh amarah beberapa orang sipir yang sedang mabuk datang menganiaya dan melecehkan dirinya. Serena berteriak. Memberontak sekuat tenaga. Sayang semuanya hanya sia-sia. Ditendang dan dipukul, Serena hanya berakhir babak belur. Entah dosa apa yang telah Serena lakukan di kehidupan sebelumnya hingga dirinya harus menerima takdir yang sangat kejam. Dalam sekejap Serena kehilangan segalanya. Kemewahan, kehormatan, kebebasan, semua terlepas dari genggaman Serena. Bahkan harga diri Serena yang setinggi langit diinjak-injak hingga tak bersisa. Setelah hari itu tak ada hari dimana Serena bisa tertidur dengan nyenyak. Mimpi buruk yang terus terulang menghantuinya setiap Serena menutup kedua mata. Rasa bersalah, penyesalan dan rasa berdosa ketika melihat suaminya mati di depan matanya terus menerus mencekiknya. Kemudian, saat Serena membuka matanya,
Last Updated : 2026-07-04 Read more