Ki Samara kaget bukan main karena perkataan Panji Sanjaya, dan ia menambah cahaya obor di dalam rumah usang itu. Dia menatap wajah Panji, dan menatap dengan sangat lama, dan menemukan ada persamaan Panji dengan ayahnya, Harlah si pendekar mata iblis.Namun, Ki Samara tak serta merta percaya akan hal itu, dan dengan cepat ia kuasai dirinya. "Jangan asal bicara tuan Panji, mungkin kau memiliki wajah yang mirip dengan keponakanku, tapi aku tak percaya kalau kau adalah cucuku!" kata Ki Samara."Kakek yang menyuruhku kemari, Ki Sarman, kek!" kata Panji."Ki Sarman, dia sudah lama mati. Jangan asal bicara di hadapanku, tuan Panji!" kata Ki Samara masih tak mau akui tentang hubungan dengan Panji.Panji yang memang sudah mulai membuka jati dirinya, membuka dua liontin yang ada di lehernya, dan tunjukkan pada Ki Samara. "Apa ini belum membuktikan apa-apa, kakek? Aku sungguh cucumu!" kata Panji. Ki Samara menatap dua liontin itu, dan tangannya gemetaran saat melihat dua liontin itu. "Kau .
Last Updated : 2026-09-09 Read more