"Emphhh... ah, enaknya!"Suara yang berasal dari dalam kamar kakak iparnya, membuat Arga tersedak air yang baru sampai di tenggorokannya. "Uhuk, uhuk!" Pemuda itu mengusap kasar bibirnya yang lembab. Sepasang matanya melotot tajam, sedangkan wajahnya merah padam.Jelas, jika suara tersebut adalah suara desah keenakan yang keluar dari bibir kakak iparnya. Dada Arga bergemuruh hebat, dan darahnya serasa mendidih. Kedua tangannya yang berada di sisi tubuh terkepal erat. Rahangnya mengeras, membuat gigi-giginya beradu dan menimbulkan bunyi gemeretak. "Cewek sialan! Di luaran sana abangku kerja banting tulang cari duit, dia malah enak-enakan bawa selingkuhannya ke rumah ini. Lihat aja, aku gak bakalan tinggal diam," kata Arga dengan suara tertahan dan terdengar amat geram. Selanjutnya, Arga yang emosinya naik ke ubun-ubun dan nyaris meledak, melangkah lebar menuju kamar kakak iparnya yang tertutup rapat. "Eum, ah, ah...." Dari balik pintu kamar tersebut, desahan nikmat terus terdeng
Last Updated : 2026-07-06 Read more