Gedung Mahendra Group Tower. Tempat orang miskin seperti Alina Putri yang tidak seharusnya berada di sini. Tapi hari ini, Alina malah berada di dalam gedung itu karena butuh uang. Butuh banyak uang."Presentasi dimulai, Miss Putri," suara itu memotong.Arka Mahendra, CEO yang dijuluki Raja Es. Miliarder 27 tahun yang bikin semua wanita di Jakarta jadi gila, dan semua pria di Jakarta jadi iri.Dia duduk di ujung meja memakai jas hitam mahal dihiasi dasi biru dongker. Wajah tanpa ekspresi yang membuat auranya mengalahkan dinginnya AC.Alina menelan saliva, tenggorokannya mendadak kering. "I,,,iya Pak."Alina membuka laptop disertai jantung yang berdebar kencang. Portofolio ini penentu hidupnya. Kalau gagal, dia balik ke kos yang bocor."Klien kita dari Singapura sudah menunggu. Jangan buang waktu," kata Arka."Siap Pak," Alina langsung berdiri. Terlalu terburu-buru melangkah.Dan sialnya, kakinya malah nyangkut di kabel."Tidaaak!" Satu detik. Gelas kopi Americano di meja saji teran
최신 업데이트 : 2026-07-07 더 보기