Namira menatap kepergian Pak Raka dengan sorot mata yang tak bisa diartikan. Menatap pria paruh baya itu seperti melihat dirinya sendiri, entah kenapa ia merasa serupa. "Siapa, Ra?" tanya Laura sesaat setelah Pak Raka petgi bersama Baskara yang Namira ketahui sebagai putranya. "Nggak tau, tadi anaknya main bola terus nggak sengaja kena aku, jadinya ngobrol singkat." Laura kemudian ber-oh-ria. Ia mengajak Namira bermain-main di pinggiran pantai dan bersenang-senang. Sepanjang hari itu, Namira melakukan hal yang menyenangkan bersama Laura, ia sama sekali melupakan semua hal yang merepotkan hidupnya. Bahkan, Namira melupakan Elang. Sampai sore harinya, Namira dan Laura duduk di pinggiran pantai sambil melihat matahari terbenam. Sebagian orang sudah pergi, meninggalkan mereka sendirian. Napas Namira ngos-ngosan karena lelah, pun Laura. Namun, binar semangat tak lepas dari wajah mereka. "Kenapa nggak dari dulu kamu ajak aku ke sini? Lumayan buat ngusir rasa penat.""Nggak ada waktu, R
최신 업데이트 : 2026-09-03 더 보기