SUV hitam melaju mulus membelah keheningan jalanan ibu kota di tengah malam yang sunyi.Di dalam kabin belakang yang kedap suara dan berpendingin udara temaram, nuansa hening berganti menjadi ruang intim yang sarat akan dominasi dan godaan berkelas.Meisya, yang masih setengah mabuk, bergerak gelisah di jok kulitnya. Kemeja taktis Dani yang berotot menjadi sasaran jemari lentiknya yang meraba-raba tanpa arah."Dani, dingin, aku mau dipeluk sama kamu, Dani," rengek Meisya pasrah dengan suara parau yang amat manja.Melihat nyonyanya terus merengek dan memohon perhatian, Dani tak tinggal diam. Pria itu melepaskan kuncian sabuk pengaman Meisya secara perlahan.Dengan satu gerakan bertenaga namun teramat lembut, Dani mengangkat tubuh mulus Meisya, memindahkannya hingga wanita itu kini duduk mengangkang pasrah di atas pangkuannya.Sret,"Duduk yang diam di pangkuan saya, Nyonya," pangkas Dani serak dengan vokal berat yang bertengger kaku di udara.Dani mulai mengubah gaya penanganannya. Pri
Last Updated : 2026-09-21 Read more