Malam telah turun di Jogja ketika Noval dan Chandani akhirnya duduk berhadapan di sebuah restoran yang berada tak jauh dari kawasan Malioboro. Dari balik kaca besar restoran, lampu-lampu jalan berpendar seperti kunang-kunang. Sesekali terdengar suara kendaraan berlalu, bunyi klakson terdengar di kota yang tak pernah benar-benar tidur itu. Seharusnya malam ini menjadi malam yang menyenangkan. Noval telah merencanakannya sejak sore tadi. Dia ingin mengajak Chandani makan malam, berbicara tentang pekerjaan mereka, tentang rencana akhir pekan, atau sekadar berbicara tentang novel dan komik. Tapi nyatanya, mereka baru sampai di restoran jam setengah sembilan malam. Dan sebenarnya, bagi Noval, rencana malam itu sudah terasa batal sejak beberapa jam yang lalu. Di atas meja tersaji berbagai hidangan khas yang menggugah selera. Sepiring gudeg Jogja dengan nangka muda yang manis, ayam kampung, telur pindang, krecek, dan sambal berada di tengah meja. Disampingnya terdapat sate klathak denga
Last Updated : 2026-09-09 Read more