Aku merasakan Javier masih terus berusaha memuaskan gairahnya di atasku, meskipun kami sudah melakukannya lebih dari satu kali. Namun, aku benar-benar menikmati setiap detiknya. Aku bahkan ikut terbuai dan menyerahkan kendali diriku sepenuhnya, ikut bergerak di bawah kungkungannya, begitu menikmati penyatuan yang teramat intens ini.Sampai akhirnya, pergulatan panas itu berakhir. Aku masih terengah-engah dengan napas yang memburu seraya berusaha menatap wajah Javier. Pria itu sudah ambruk di ceruk leherku dan langsung terlelap karena kelelahan yang luar biasa.Aku terdiam sejenak di dalam keheningan kamar, merasakan sekujur tubuhku yang mendadak terasa sakit dan remuk semua. Namun, ada kepuasan aneh yang menjalar di hatiku. Aku menikmati rasa sakit ini, karena inilah kenyataan yang selalu kudambakan secara rahasia sejak dulu.“Terima kasih, Javier. Aku mencintaimu,” ujarku pelan seraya mengelus lembut rahang tegasnya yang kini terasa ri
Last Updated : 2026-07-22 Read more