Renata akhirnya memutuskan untuk berangkat ke kampus lebih dahulu. Setelah pembicaraan mereka mengenai rencana berkencan hari itu, Renata sempat menunggu Dirga bersiap. Namun, ternyata pria itu masih memiliki beberapa urusan yang harus diselesaikan di rumah sebelum pergi.“Kalau begitu, aku berangkat sendiri saja,” ujar Renata sambil menyampirkan tas ke bahunya.Dirga yang sedang berdiri di dekat meja kerja mengangkat wajah.“Kamu yakin?”Renata mengangguk.“Iya. Lagi pula kampusku tidak jauh. Kamu selesaikan dulu urusannya.”Dirga terdiam sejenak, kemudian mengangguk.“Baik. Hati-hati.”Renata tersenyum kecil, lalu membalas, “Kamu juga.”Setelah itu, Renata berjalan keluar dari rumah. Dirga berdiri di dekat jendela, memperhatikan wanita itu sampai menghilang di balik pagar. Entah mengapa, kepergian Renata pagi itu meninggalkan perasaan yang sedikit berbeda di dalam dirinya.Mungkin karena mereka sudah memiliki rencana untuk menghabiskan waktu bersama. Mungkin juga karena untuk pertam
Última atualização : 2026-09-30 Ler mais