Dirga kemudian mengulurkan tangan. Gerakannya sederhana, tetapi entah mengapa membuat jantung Renata berdetak sedikit lebih cepat."Jadi, kita mencoba menjalani ini bersama," ujar Dirga.Renata memandangi tangan itu. Telapak tangan Dirga terbuka di hadapannya. Seolah pria itu sedang menawarkan sebuah kesepakatan yang lebih dari sekadar pernikahan.Sebuah kesempatan. Kesempatan untuk berjalan bersama meskipun mereka belum tahu ke mana hubungan itu akan membawa mereka.Beberapa detik Renata masih ragu. Kemudian perlahan, dia meletakkan tangannya di atas tangan Dirga. Sentuhan sederhana. Namun, cukup membuat keduanya sama-sama terdiam.Tangan Dirga terasa hangat. Renata bisa merasakan telapak tangan pria itu yang menggenggam tangannya dengan lembut, tidak terlalu erat, seakan memberikan kesempatan baginya untuk menarik diri kapan saja.Anehnya, sentuhan itu justru membuat Renata semakin gugup. Jantungnya berdetak lebih cepat. Dia segera menarik tangannya ketika menyadari wajahnya mulai t
Última atualização : 2026-09-14 Ler mais