Tiga lingkaran cahaya terus berputar mengelilingi Gu Qingyue. Semakin lama putarannya semakin cepat, hingga membentuk pusaran cahaya keemasan yang menerangi seluruh Aula Perjanjian. Patung Kaisar Pendiri tetap mengarahkan pedang batunya ke arah gadis itu, tetapi tidak terlihat sedikit pun niat menyerang. Sebaliknya, seluruh prajurit mekanik berlutut serempak, menciptakan pemandangan yang bahkan tidak pernah tercatat dalam sejarah Dinasti Zhao. Gu Qingyue berdiri tanpa mampu menggerakkan kakinya. Cahaya yang mengelilinginya terasa hangat, tetapi beban di dadanya justru semakin berat. Dalam satu hari, ia mengetahui bahwa keluarga yang membesarkannya bukanlah keluarga kandung, dirinya merupakan keturunan langsung Zhao Sheng, dan kini peninggalan Kaisar Pendiri seolah mengakuinya sebagai pewaris. Semua perubahan itu datang begitu cepat hingga pikirannya belum sempat mengejar kenyataan. "Aku..." bisiknya lirih. "Aku tidak menginginkan semua ini." Suara itu nyaris tenggelam di tengah de
Last Updated : 2026-08-11 Read more