"Mas Aldi tadi ketemu sama Kak Bian ya di depan tadi?" Sena malah balik bertanya, nada suaranya terdengar sangat tenang. Aldi tak menjawab. Alisnya berkerut tipis, tertegun sejenak karena Sena menolak untuk dipojokkan begitu saja."Kenapa kamu kelihatan benci banget sama Kak Bian, Mas?" tanya Sena lagi, santai namun menusuk. "Dia itu adik Mas sendiri, walaupun kalian beda ibu.""Jangan sok tahu kamu," sahut Aldi dengan suara rendah yang amat dingin, matanya mengeras. "Ibunya datang merebut posisi mama saya. Dan kamu minta saya bersikap biasa saja pada anak dari wanita itu?" Sena terdiam sejenak mencerna kalimat sinis yang sarat akan luka masa lalu itu. Namun, bukannya mundur, Sena justru mengulum senyum tipis, senyuman hambar yang dibalut keberanian."Saya kenal Kak Bian sejak masuk SMA. Gimana bisa saya percaya sama
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-09-22 อ่านเพิ่มเติม