ログインDemi menyelamatkan nyawa adiknya, Sena nekad menjadi istri kedua dari suami wanita yang sekarat akibat kanker. Namun, pernikahan ini justru menjadi neraka baginya. Aldi, sang suami yang dikenal hangat pada keluarga berubah menjadi sangat membenci Sena. Terjebak antara kebencian suami, penolakan ketiga anak tiri dan waktu istri pertama yang kian menipis, Sena harus bertahan dalam kepura-puraan yang entah sampai kapan.
もっと見る"Kenapa harus nginep sih? Aku enggak suka.""Freya, jaga bicaramu, Nak," tegur Karina lembut seraya memegang pelan lengan putri sulungnya. Suaranya halus, namun menyimpan ketegasan seorang ibu yang tak ingin tamunya direndahkan. "Tante Sena ini teman Mama. Dia perawat hebat yang rela meluangkan waktunya buat bantu jaga Mama dan kalian di rumah. Tolong bantu Mama buat bikin Tante Sena merasa nyaman di sini, ya?" Gadis berusia empat belas tahun itu tak menyahut. Seragam batik putih-biru khas murid kelas delapan SMP masih melekat rapi di tubuhnya. Tatapan matanya yang tajam mengintimidasi langsung mengingatkan Sena pada sosok Dokter Aldian. Freya hanya menyilangkan tangan di dada, memindai Sena dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan raut wajah tanpa ekspresi."Tante Sena cantik! Kayak putri di buku cerita Chika!" Sebuah celetukan riang mendadak memecah ketegangan. Bocah perempuan mungil bergaun merah muda berlari menghampiri Sena. Tangan mungilnya yang belepot
Wajah Aldi begitu dekat hingga Sena bisa merasakan embusan napasnya yang sedang memburu menahan amarah.“Mulai malam ini, di mata saya status kamu hanyalah pengasuh anak-anak kami. Jadi… tolong jangan pernah bermimpi jika saya akan menyentuhmu atau memperlakukan kamu sebagai seorang istri. Cam kan itu!!” Sena hanya bisa memaku tanpa sanggup mengeluarkan sepatah kata pun. Sebelum dia sempat merespon, Aldi menarik tangannya dengan sentakan kasar. Pria itu berbalik dan melangkah keluar tanpa mempedulikannya lagi. Sena merosot perlahan hingga terduduk di atas lantai kamar yag dingin. Rasa sesak yang sejak tadi ditahannya kini tumpah begitu saja. Senyum getir terpancar di wajahnya yang masih pias. Bagaimana tidak. Malam pertama yang seharusnya menjadi momen paling dinanti seorang wanita, justru malah menjelma menjadi malam menyakitkan penuh hinaan bagi Sena.“Ibu.. Ayah… maafin aku,” isak Sena pelan. Dia menyembunyikan wajah di
“Kamu 'kan sudah setuju. Saya juga sudah menepati janji saya untuk membiayai operasi adik kamu. Sekarang giliran kamu memenuhi bagianmu.”Ucapan Karina membuat Sena terdiam sesaat. Jemarinya saling menggenggam erat di atas pangkuan. Tidak ada lagi alasan baginya untuk mundur. Adiknya sudah mendapatkan penanganan terbaik, bahkan jauh di luar yang pernah ia bayangkan. Apa lagi yang sebenarnya ia takutkan?Sena menoleh ke arah Damar yang berdiri tak jauh darinya. Pria itu mengangguk pelan, seolah memahami kegelisahan yang masih tersisa di wajah gadis tersebut."Kalau ada apa-apa, tolong langsung kabari saya ya, Mas."Damar tersenyum tipis. "Siap, Mbak."Sena mengembuskan napas pelan sebelum akhirnya melangkah memasuki ruang rias.Kini tubuhnya telah dibalut kebaya modern berwarna putih gading yang jatuh anggun mengikuti lekuk tubuhnya. Riasan sederhana membuat wajahnya terlihat jauh lebih dewasa, sementara rambutnya dibiarkan tergerai setengah disanggul. Untuk sesaat, Sena memandangi pan
“Jahat kamu, Mas!!”Ucapan barusan membuat Aldi menggeleng lemah. Wajahnya yang dingin dan kaku berganti menjadi kepanikan luar biasa.Aldi buru-buru melangkah lebar. Pria itu berusaha merengkuh bahu istrinya yang tampak bergetar menahan amarah di ambang pintu sana.“Sayang, dengarkan aku dulu ya. Kamu sudah salah paham,” bujuk Aldi. Nada suaranya mendadak berubah sangat lembut dan penuh kasih sayang. Sungguh berbanding terbalik dengan intonasi tinggi yang ia semburkan pada Sena tadi.Namun, Karina menepis tangan suaminya itu. “Jangan bohong sama aku ya, Mas! Aku dengar tadi apa yang kamu omongin ke Sena. Kamu mau bodohi aku ya?”“Sayang, ayolah jangan begini.” Aldi masih berusaha membujuk walaupun dia tak begitu yakin akan berhasil. “Poligami itu enggak mudah. Kalau aku mendaftarkan pernikahan ke KUA, semua akan jadi tambah masalah lagi, Sayang. Kami sebaiknya nikah siri saja ya?”“Enggak!! Aku udah pikirin matang-matang, Mas,” balas Karina juga tak mau kalah, matanya yang sayu masih






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.