"Tadinya sih mau nyeblak, Mas. Tapi enggak jadi. Kami takut sakit perut karena sebentar lagi mau nonton. Jadinya kami makan udon aja de. Masih aman." Di seberang telepon, tanpa pengetahuan Sena, Aldi mengulum senyum lega. Ketegangan yang menghimpit dadanya sejak sore tadi perlahan luruh mendengar suara tenang istrinya. "Saya sudah selesai dari klinik. Saya susulin ya?""Tapi kami masih mau nonton, Mas," sahut Sena. Tanpa sadar ia merengek manja dengan nada helatan napas pelan.Mendengar suara itu, Aldi mengernyit heran lalu terkekeh ringan, sebuah tawa langka yang terdengar begitu renyah di telinga Sena. "Pesankan tiket buat saya juga.""Kamu bakalan telat. Nanti enggak keburu," cegah Sena, menyadari jam tayang yang tinggal hitungan menit."Saya bukan mau tahu isi filmnya, tapi saya mau dekat dengan Freya," balas Aldi tenang namun tegas.Sena mengangguk pelan, meski sadar ges
Last Updated : 2026-09-20 Read more