Aku terkejut ketika mendapati semua orang sudah berkumpul di ruang keluarga rumah ibuku.“Selamat ulang tahun!”Suara mereka menggema bersamaan.Teman-temanku dari dunia manajemen juga datang. Benjamin, Peter, Jessica, Rebecca, Edward, Ramona, bahkan Eden dan istrinya, Carmen, juga ada di sana.Ya Tuhan!Pasti Caroline yang mengundang mereka.Ini benar-benar kejutan.Aku memandangi semua orang dengan perasaan haru. Mama menjadi orang pertama yang menghampiriku dan memelukku. Air matanya bahkan sudah mengalir."Oh, Mamaku sayang, jangan menangis, ini bukan pemakaman.”Inner Goddess-ku memutar mata, seolah menegur kelakuan Ibuku.Aku tertawa kecil.Caroline menjadi orang kedua yang menghampiriku. Dia memelukku erat lalu mencium kedua pipiku seperti yang dilakukan Mama tadi.“Partner kejahatanku.”Dia menyeringai dengan senyum licik yang memiliki sejuta makna.Aku mencoba meniru ekspresinya, lalu kami tertawa bersama.Caroline memang selalu ada untukku.Ketika tiba giliran Ronald memeluk
Terakhir Diperbarui : 2026-09-04 Baca selengkapnya