Lima menit setelah Renata pergi, Sean dan aku duduk di sofa yang menghadap televisi, menonton film animasi Trolls. Sean sempat ingin mengganti tayangan, tetapi aku bersikeras agar dia membiarkannya. Aku menyukai makhluk-makhluk mungil berwarna-warni itu. Mereka terlihat lembut dan menggemaskan, dan entah kenapa, melihat tingkah mereka selalu berhasil memperbaiki suasana hatiku. Aku berbaring dengan kepala di pangkuan Sean, bersandar pada bantal sofa sambil mengikuti jalan cerita tanpa mengalihkan pandangan sedikit pun dari layar. Ketika merasakan Sean bergerak, aku menoleh kepadanya dan mendapati dia tampaknya sudah tertidur, dengan kepala bersandar pada bagian atas sofa.Aku bangkit dengan hati-hati, menyingkirkan bantal dari pangkuannya, lalu mendekat untuk mengamati wajahnya yang terlelap. Suamiku benar-benar tampan. Wajahnya memiliki ciri khas pria Timur Tengah, dengan alis tebal, hidung mancung, rahang tegas, serta mata tajam yang entah bagaimana selalu terlihat menggoda. Belum l
Last Updated : 2026-10-14 Read more