Sean mengangkat alis dan mengembuskan napas panjang. Perhatiannya akhirnya beralih kepadaku.Bagus, Mika!Senyum cerah di wajahnya membuat seluruh indraku seakan ikut tersentuh. Inner Goddess-ku memutar bola mata, lalu kembali menutupi wajahnya dengan majalah The New York Times yang baru saja diambilnya setelah puas bersembunyi.“Kamu pasti tahu kenapa aku bisa seperti ini.”Sean menatapku hati-hati. Ada secercah ketakutan di balik tatapan keemasannya.“Aku tahu semua itu sangat memengaruhimu. Tapi lihat dirimu sekarang.” Aku sedikit mencondongkan tubuh. “Kamu berhasil membangun karier luar biasa dan mendapatkan semua yang kamu miliki. Banyak orang pasti menginginkan pencapaian seperti itu.”Aku memberinya tatapan meyakinkan, berusaha membuatnya percaya pada kata-kataku.Namun, jauh di dalam hati, aku masih ingin tahu bagaimana Sean memandang dirinya sendiri.Dahinya kembali berkerut.“Siapa pun bisa mencapai apa yang kucapai jika mau berusaha. Pada akhirnya, semuanya kembali pada pil
Última atualização : 2026-09-18 Ler mais