Pintu apartemen menutup dengan dentuman pelan, mengunci Nadia di dalam keheningan yang akrab.Setelah berhari-hari dihantam badai kecemasan, yang membuat air matanya hampir terkuras habis, dan kepalanya berdenyut, malam itu terasa berbeda.Ketenangan yang aneh mendadak menyelimuti seisi ruangan. Ketika ia pulang, tak ada teror yang membuatnya gelisah selama beberapa ini.Setelah Arthur menghilang dan sebuah paket berisi pisau datang, kehidupan normalna kembali berjalan seperti biasa, datar dan sunyi.Namun, lewat ketenangan itu, Nadia justru merasa lebih khawatir. Alih-alih merasa lega, kesunyian ini justru membuatnya semakin berpikir, bagaimana cara menemukan keberadaan Arthur saat ini.Ia tahu bahwa tidak lagi bisa mengandalkan keberuntungan dengan mendatangi tempat yang kemarin sudah ia kunjungi. Firasatnya mengatakan bahwa kali ini, Arthur benar-benar telah menghilang.Maka jika ia ingin menemukan Arthur, ia harus mencoba cara lain. Tapi apa? Entahlah.Dengan iseng, ia kemudian me
Last Updated : 2026-08-30 Read more