Seluruh pandangan di dalam kelas seketika beralih ke arah Rangga. Rangga yang baru saja menyemburkan air buru-buru mengangkat kedua tangannya. “Tidak apa-apa, tidak apa-apa!” Ia batuk dua kali, lalu memasang wajah seolah tidak terjadi sesuatu.“Aku cuma tidak sengaja tersedak. Kalian lanjutkan saja, lanjutkan.” Rangga melihat botol minum di tangannya, kemudian menambahkan dengan canggung, “Botol minumku hari ini memang agak... agak nakal.” Setelah berkata begitu, ia buru-buru menundukkan kepala dan berpura-pura sibuk membetulkan tutup botol. Yang jelas, Rangga sama sekali tidak berani beradu pandang dengan Laksmana Biru. Para murid tidak merasa ada sesuatu yang aneh. Begitu Rangga mengatakan dirinya baik-baik saja, perhatian mereka langsung kembali kepada Deni dan Laksmana. Deni sendiri terlihat sangat gembira. Ia menepuk bahu Laksmana dengan penuh keakraban. Selama ini, dirinya selalu menjadi orang termuda sekaligus murid yang paling belakangan masuk. Sekarang akhirnya ada
Última actualización : 2026-08-23 Leer más