Share

Bab 132 - Catatan Rangga

Author: Rianoir
last update publish date: 2026-08-23 07:33:16
Tepat ketika Rangga masih tenggelam dalam pikirannya, sebuah hawa membunuh mendadak menyapu ke arahnya.

Tubuhnya langsung menegang.

Sebagai seorang Pendekar Adikuasa, kepekaan Rangga terhadap aura sudah berada pada tingkat yang sangat tinggi.

Hawa membunuh itu sebenarnya sangat tipis, bahkan hampir tidak terasa oleh orang biasa.

Namun, ketajamannya berbeda. Rasanya seperti ujung jarum yang diarahkan tepat ke titik terlemah tubuhnya.

Rangga langsung menemukan sumbernya. Ia perlahan mengangk
Rianoir

ini bab bonus Gem Akumulasi Gem: 1/15 (reset) Akumulasi Hadiah: 50/100 Yuk tambah Gem atau Hadiah untuk bab bonus (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Selamat Berlibur (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 3
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri   BAB 231 - Hukuman untuk Pengkhianat

    Berhasil.Sejak awal, Ryan sudah melihat cacat batin Reza Wibowo melalui sistem.Karena itu, semua kalimat yang ia lontarkan bukan sekadar ejekan.Ia sengaja menyentuh titik paling rapuh di dalam pikiran orang tersebut, lalu memperbesar retakannya sedikit demi sedikit.Dan sekarang...Efeknya akhirnya muncul.Di mata Ryan, keterangan mengenai Reza mengalami beberapa perubahan sekaligus.Kesadarannya mulai runtuh. Gerakannya melambat. Pertahanannya turun drastis.Ryan memandanginya dengan tenang. “Kalaupun aku berbohong, memangnya kenapa?”“Kalaupun tidak, memangnya kenapa?”Ia berhenti sejenak. “Cukup pahami satu hal.”“Kamu sudah habis.”“Dan Keluarga Cakra di belakangmu juga habis.”Begitu kalimat terakhir jatuh...“ROOOAR!”Raungan naga membubung dari tubuh Ryan. Bayangan naga emas raksasa muncul samar di belakang punggungnya.Auranya langsung memenuhi area sekitar.Reza Wibowo terpaku.“Ini...” Matanya membesar.Bukankah dahulu tenaga Ryan berwarna hitam?Kenapa sekarang berubah m

  • Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri   BAB 230 - Anjing yang Salah Memahami Perintah

    Reza Wibowo menatap sosok Ryan yang berjalan perlahan mendekatinya.Entah kenapa, meskipun tubuhnya sudah diperkuat Air Kehidupan dan hawa di dalam tubuhnya meningkat berlipat-lipat, rasa ciut justru mulai menjalar dari dasar dadanya.Satu langkah.Dua langkah.Ryan tidak terburu-buru.Namun setiap kali jarak mereka berkurang, tekanan di hati Reza malah terasa semakin berat.Tanpa ia sadari, kedua kakinya mundur dua langkah.Begitu menyadari apa yang baru saja dilakukan, wajah Reza langsung memanas.Malu.Lalu marah kepada dirinya sendiri.Ia baru saja meminum Air Kehidupan. Kekuatannya melonjak drastis.Lalu kenapa dirinya justru mundur menghadapi Ryan?Wajahnya memerah.Reza perlahan menurunkan pusat tubuhnya. Kedua matanya menatap Ryan tanpa berkedip.Seluruh ototnya menegang, seperti seekor singa yang sudah siap menerkam kapan saja.Ryan melihat

  • Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri   BAB 229 - Jalan Baru Kelana Juliar

    Setelah itu, Kelana Juliar mengibaskan tangannya dengan santai.“Tunggu sebentar.” Ia melirik Reza Wibowo. “Kuurus dulu pengkhianat itu, baru kubantu kamu.”Namun Ryan langsung menyela. “Paman Ketiga, urus iblis yang ini dulu.”Tatapannya tertuju pada Ratu Pesona. “Aku sudah tidak sanggup menahannya lebih lama.”Wajah Ryan tegang.Seluruh perhatiannya masih tertuju pada cambuk merah muda yang sejak tadi dicengkeramnya. Darah terus menetes dari kedua telapak tangannya.Kelana Juliar menatap keponakannya dengan curiga. ‘Bukannya tadi kalian berempat masih mengendalikan iblis itu dengan rapi?’Meski merasa ada sesuatu yang aneh, ia tidak membuang waktu untuk bertanya.Bagaimanapun, sosok yang sedang dilawan Ryan jelas jauh lebih berbahaya dibandingkan seorang pengkhianat tingkat Zamrud.Kelana langsung mengambil keputusan.Ia berbalik. Kemudian menepuk bahu Ryan. “Minggir sedikit.”“Perha

  • Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri   BAB 228 - Paman Ketiga Kelana Juliar

    Reza Wibowo menatap kosong sosok yang berdiri di hadapannya.Bukankah ini Iblis Penggoda?Lalu kenapa justru makhluk dari bangsa iblis yang menghalangi serangannya?Dan yang lebih aneh lagi...Kenapa suara yang keluar dari mulutnya terdengar seperti lelaki dewasa, berat dan kasar?Iblis Penggoda tersebut memandanginya dengan jijik. “Kenapa?”“Bangsa manusia boleh punya pengkhianat, tapi bangsa Iblis Penggoda tidak boleh punya pengkhianat sendiri?”Reza belum sempat mencerna kalimat itu ketika rasa sakit tajam menusuk tinjunya. Kuku panjang makhluk tersebut sudah menancap dalam ke daging tangannya.Reza bereaksi seketika.Ia menahan rasa sakit lalu menarik tangan secara paksa.Sret!Suara daging terkoyak terdengar.Tiga atau empat potong daging langsung tercabik dari punggung tinjunya.Luka menganga terbuka begitu dalam sampai tulang di bawahnya terlihat.Reza segera mundur.Iblis Penggoda di depannya justru menatap darah dan potongan daging yang menempel di kukunya.Wajahnya langsung

  • Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri   Bab 227 - Bahkan Iblis Muak pada Pengkhianat

    Mendengar ucapan Reza Wibowo, kemarahan seluruh pengajar dan murid akhirnya benar-benar meledak.“Bajingan!”“Binatang!”“Bagaimana bisa Akademi Bela Diri Bayasura punya sampah seperti kamu?”Cercaan datang bertubi-tubi dari segala arah. Namun Reza sama sekali tidak terlihat malu.Ia malah mengorek telinganya dengan malas, lalu menyapu pandangan ke seluruh kerumunan.Beberapa detik berlalu. Seolah dirinya benar-benar sedang menunggu seseorang mengambil keputusan.Kemudian Reza membuka kedua tangannya. “Jadi?”“Ada yang mau ikut jalanku?”Ia tersenyum mengejek. “Kalau ada, cepat sedikit.”“Waktu Dewa Iblis terbatas.”Setelah mengatakan itu, Reza menoleh kepada empat murid yang dibawanya.Rendi Saputra dan dua murid lainnya tidak menunjukkan keraguan sedikit pun.Mereka langsung bergerak.Orang-orang yang berdiri di sisi mereka bahkan belum sempat memahami keadaan ketika serangan mendadak menghantam.Boom!Beberapa murid terluka parah dan roboh ke tanah.Rendi beserta dua rekannya menga

  • Transmigrasi Menjadi Guru Terhebat Di Akademi Bela Diri   BAB 226 - Pengkhianat di Tengah Perang

    “Reza Wibowo, dasar anjing!”Orang-orang Kelas X-3 menjadi kelompok pertama yang tersadar dari keterkejutan.Mata mereka langsung memerah.Seluruh tatapan tertuju kepada Reza Wibowo yang masih berdiri santai tidak jauh dari tubuh Waluyo.Dari wajah para murid maupun pengajar Kelas X-3, terlihat jelas bahwa mereka ingin mencabik-cabik lelaki itu hidup-hidup.Bahkan sebelum makian tadi benar-benar selesai, beberapa orang sudah menerjang.“Bunuh dia!”“Bajingan!”Namun amarah tidak mampu menutup kesenjangan kekuatan. Bagaimanapun, Reza Wibowo merupakan pengguna kemampuan tingkat Zamrud.Sedangkan sebagian besar dari mereka sudah bertempur cukup lama dan kehabisan banyak tenaga.Bahkan dalam keadaan penuh sekalipun, perbedaan satu tingkat besar sudah cukup untuk memisahkan hidup dan mati.Apalagi sekarang.Boom!Satu serangan ditepis. Serangan berikutnya juga gagal.Reza bahkan tidak terlihat bersungguh-sungguh. Ia hanya menggerakkan tangan beberapa kali dan menghindar dengan santai.Selu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status