Saat ekor matanya melirik ke arah istrinya, Bima mendesis kesal dalam batinnya, ‘Kenapa wajahnya masih tetap seperti itu?! Apa dia nggak capek pasang wajah seperti itu?’ Megha melangkah tenang keluar dari kamar mandi. Pakaian tidurnya sangat tertutup rapat, serba panjang, dan dijamin anti seksi. Membuat Bima menarik napas pelan, berusaha mengendalikan diri sambil meyakinkan otaknya sendiri. ‘Megha itu Kiran, Bima. Megha itu Kiran, Bima. Megha itu Kiran, Bima.’ Seperti sedang merapalkan mantra dalam hati. Saat Megha hampir mendekati sisi ranjang, Bima meletakkan iPad ke nakas di sebelah. Lalu, Pria itu menurunkan kedua kakinya ke lantai, sambil menatap istrinya dari ujung atas kepala sampai ke ujung kaki. “Besok saat acara besar keluarga. Jangan sampai kamu berpenampilan konyol begini di depan mereka.” Megha menaikkan satu alisnya, menghentikan langkahnya tepat di sebelah ranjang. “Kenapa? Kamu takut aku tampil dengan penampilan seperti ini? Lagipula, gaya seperti ini adalah penampi
Dernière mise à jour : 2026-09-22 Read More