Ketika cahaya mentari memasuki celah-celah tirai, Leiara yang tertidur larut di malam hari, mulai terganggu. Perempuan itu menggeliatkan badan, melakukan pereganggan sejenak, sebelum kemudian duduk di atas ranjang. Dia menunduk, menatap perutnya, lalu menyentuh. “Good morning, babies. Apakah tadi malam kalian tidur dengan nyenyak.” Seolah teringat dengan sesuatu, dia mengeluas perlahan. “Oh, tadi malam … apakah kalian menendang?” Leiara tertawa kecil ketika tangannya merasakan satu pergerakan di dalam perutnya. Sepertinya tadi malam ia tidak mimpi. Merasakan tendangan aktif dari kedua anaknya, samar-samar dia bisa merasakan. Tetapi sepertinya, Leiara tidak tahu bahwa di sisi ranjang lainnya, pemilik kamar telah kembali. Hari ini dia ada deadline untuk mengumpukan tugas kuliah. Sehingga, ia akan pergi ke café untuk mengerjakan semua tugasnya. Berjalan ke kamar mandi, Leiara dengan kondisi masih setengah terpejam, menggoso
Última actualización : 2026-09-11 Leer más