Selama ini aku terus meyakinkan diriku bahwa itulah keputusan yang benar, bahwa Rosie pantas mendapatkan seseorang yang lebih baik dariku, bahwa menjauh adalah caraku melindunginya.Namun, dua minggu kemudian, dia menghilang. Ketika aku pulang dari penugasan, kamarnya sudah kosong.Ayahnya berdiri di sana dengan wajah seorang pria yang rumahnya baru saja kemasukan pencuri. Seolah ada sesuatu yang terlalu berharga telah direnggut darinya, sampai-sampai tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.Kemudian, tujuh tahun pun berlalu.Saat aku selesai bercerita, Paul bahkan belum menulis satu kata pun. Buku catatannya masih tergeletak di atas meja tamu, sama sekali belum disentuh.Dia hanya menatapku dengan tatapan tenang yang sulit ditebak. Seperti seseorang yang benar-benar mendengarkan, bukan sibuk menyiapkan jawaban di kepalanya.Dia terdiam beberapa saat, lalu bertanya, "Selama ini kamu terus meyakinkan diri sendiri kalau menjauhinya adalah cara untuk melindunginya, bahwa semua itu demi ke
Read more