"Gia! Bisa-bisanya kamu sembunyikan cewek cantik di apartemen!"Lana menunduk takut. Penuh rasa bersalah, juga pasrah. Ketika seorang wanita paruh baya dengan paras awet muda, muncul di ambang pintu apartemen Gia.Tanpa ba bi bu, atau bertanya. Perempuan tadi langsung menghubungi Gia. Protes pada sang dokter."Jadi namamu siapa, Cantik?"Lana seketika mengangkat kepala. Lalu meraih ponsel untuk menjawab. "Maaf, saya bisu. Nama saya Lana. Saya cuma numpang di sini. Mohon jangan salahkan dokter Gia.""Lana ya. Kalian sudah berapa lama pacaran. Kenapa tidak pernah dikenalin ke mama."Mama? Jadi wanita ini ibunya Gia. Mati aku! Kata Lana dalam hati. Mana mamanya Gia menganggap mereka pacaran lagi.Bagaimana ini?"Maaf, Tante. Saya dan dokter Gia tidak pacaran. Kami cuma teman.""Ooh, kamu manis sekali. Pasti si kurang ajar itu yang ngajarin kamu ngomong begitu. Biar gak kami suruh cepet nikah. Umu
Last Updated : 2026-09-11 Read more