Suara decap basah terdengar di tempat itu. Di sana, di balik meja. Ada April yang duduk di pangkuan Aro. Bibir keduanya bertaut sejak tadi. Saling memagut dengan intens juga panas.Pria itu, sosok yang selalu tampak dingin dan datar. Kini berubah. Di hadapan April hanya ada seorang Aro yang lembut dan penuh cinta."Aro, aku mau lebih."Rengek April manja, penuh godaan. Sekaligus jebakan. Aro menulikan telinga. Dia asyik sendiri menikmati leher April yang jenjang. Untuk beberapa waktu, pria itu hanyut dalam permainannya sendiri.Sampai sebuah kilasan di kepala membuat Aro berhenti. Hal itu bersamaan dengan tangan April bergerak di bawah sana."Kamu lupa aturannya.""Tidak ada yang tahu. Aku hanya ingin membuktikan kalau aku sungguh mencintaimu." April menggigit bibir, dadanya yang setengah terbuka menempel pada Aro. Menggeseknya perlahan."Aturan tetaplah aturan, April. Aku tidak mau melanggarnya."Ada binar kecewa di mata April. Tiga tahun menjalin kasih. Namun pria di hadapannya sep
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-07-19 อ่านเพิ่มเติม