"Minggir! Beri jalan!"Suara Arsen menggelegar menembus pintu kaca ruang gawat darurat, disusul derap langkah kakinya yang lebar dan cepat. Kedua tangannya memeluk rapat tubuh Keira yang sudah tidak sadarkan diri, terkulai lemas dengan bibir memucat keunguan.Puluhan petugas medis, dokter spesialis, dan perawat yang sudah bersiap sejak menerima panggilan darurat Zayn langsung bergerak sigap. Sebuah brankar didorong mendekati Arsen dengan cepat."Baringkan Nyonya di sini, Tuan Alastair," instruksi dokter kepala dengan nada cekatan namun tegang.Arsen merebahkan tubuh Keira ke atas brankar secara perlahan, seolah wanita itu terbuat dari kaca yang amat rapuh. Matanya yang memerah menatap lekat-lekat wajah Keira yang kaku, sebelum akhirnya beralih menatap jajaran tim medis di sekelilingnya.Aura di sekitar Arsen mendadak berubah menjadi sangat mencekam, dingin, dan sarat akan ancaman pembunuhan."Dengar baik-baik," kata Arsen, suaranya amat rendah namun sanggup membekukan darah siapa pun
Last Updated : 2026-08-05 Read more