"D-Dion... Dion yang menyewa kami, Tuan!" raung ketua preman itu dengan suara melengking memecah keheningan kontrakan. Lengan kanannya yang patah terkulai tak berdaya dalam sudut yang abnormal, memancarkan rasa sakit yang tak tertahankan di setiap denyut darahnya. Reno melepaskan cengkeramannya pada leher pria itu, membiarkan tubuh raksasa sang ketua preman terhempas bebas ke atas lantai kotor berbau comberan. Pria itu tergeletak mengerang bagaikan bangkai kotor di bawah kaki Reno. Reno merogoh saku jas bespoke-nya, menarik selembar saputangan sutra putih, lalu menyapu jemarinya yang ternoda sedikit darah dengan ketenangan yang mengerikan. "Lima miliar rupiah dari rekening luar negeri Dion ternyata hanya cukup untuk menyewa sampah seperti kalian," gumam Reno datar, membuang saputangan bernoda darah itu tepat ke atas wajah sang ketua preman. Di sudut ruangan, Shena meringkuk ketakutan seraya merapatkan sisa-sisa gaun merahny
Last Updated : 2026-08-24 Read more