Pagi hari di Tokyo.Akira bangun dengan semangat yang menyala-nyala. Ia bersiap dengan cepat, mengenakan pakaian kerjanya, dan berjalan menuju toko barang antik milik Takeda.Sesampainya di toko, Takeda menatapnya dengan ekspresi heran."Akira? Bukankah kau libur tiga hari?" tanya Takeda, alisnya terangkat.Akira tertegun. "Eh? Tapi aku sudah pergi tiga hari, Takeda-san."Takeda menggelengkan kepala. "Kau pergi kemarin, Akira. Ini baru hari Kedua dan masih sangat pagi."Akira membeku. Mulutnya terbuka, tapi tidak ada suara yang keluar.“Tiga hari dua malam di Verenthia... dan paginya aku pulang ke Tokyo. Tokyo sudah malam dan aku berfikir besok pagi aku akan bekerja. tapi di Tokyo, malah baru satu hari?” gumam Takeda dalam hati.Perbedaan waktu itu nyata."Tapi aku merasa sudah pergi tiga hari!" kata Akira, bingung.Takeda tertawa kecil. "Kau bermimpi, mungkin? Atau kau bingung karena kelelahan?" Ia menepuk bahu Akira. "Tapi bagaimanapun, kau sudah datang. Dan kau terlihat bersemangat
Last Updated : 2026-10-22 Read more