“Terima kasih ya. Selamat membaca!” Sambil tersenyum lebar, Sekar mengulurkan tiga buku komik lawas dalam kantong plastik putih pada seorang gadis berkepang satu. Toko buku bekas Kunang-Kunang kembali sepi. Siang itu Sekar hanya ditemani suara radio yang memainkan lagu-lagu lama—pilihan Pak Andi tentunya, dia belum pernah berani mengotak-atik radio itu. “Hm, la, la, la ….” Sekar bersenandung mengikuti irama lagu yang dia tebak dirilis saat dia masih kecil seraya membuka laptop, melanjutkan bab baru. Namun, niat melanjutkan bab baru agak terganggu, sebab matanya malah terpaku lama pada sebuah pesan yang ternyata sudah masuk di kotak email-nya sejak tiga hari lalu. “ShortFlix ini apa, eh siapa?” Ragu-ragu telunjuk Sekar mengklik pesan itu. Saat mulai membaca, dia ingin melompat kegirangan, memekik, bersorak. Bagaimana tidak, sebab email itu ditujukan untuk dirinya dengan nama berbeda … untuk Peonyrose. Subject: Penawaran Adaptasi Short Reel Drama Dear Penulis Peonyrose, Saya Gise
Última actualización : 2026-09-20 Leer más