Mak Su tidak segera menjawab pertanyaan Nadya. Pisau di tangannya kembali bergerak mengiris bawang, sementara surat Yuli tergeletak di meja bersama secarik kertas tempat Nadya menulis beberapa pertanyaan. Setelah seluruh bawang dipindahkan ke piring kecil, barulah Mak Su duduk di seberangnya dan membaca daftar itu sekali lagi.“Kau ini baru dikasih kemungkinan sedikit sudah tanya pekerjaan, tempat tinggal, sampai biaya hidup,” katanya. “Bagus kalau mau cari tahu, tapi jangan pikir Jakarta tinggal naik kapal terus semuanya beres. Yuli sendiri dulu berangkat juga bukan karena sudah tahu hidupnya bakal bagaimana.”“Makanya mau tanya dulu.” Nadya menarik kertas itu mendekat dan menunjuk baris pertama. “Kalau memang ada kerja yang bisa buat lulusan SMA, aku perlu tahu kerja apa. Terus kalau aku sampai sana belum langsung dapat upah, aku juga harus tahu tinggal di mana dan butuh uang berapa.”Mak Su memandangnya beberapa
Last Updated : 2026-08-17 Read more