Jumat pagi, Nadya dipanggil ke ruang guru saat jam istirahat. Bu Sulastri duduk di balik meja dengan buku pembayaran terbuka. Kacamatanya turun hingga ujung hidung ketika mencari nama Nadya.“Sisa buku, iuran, sama cicilan seragam penggantimu masih tiga puluh lima ribu,” katanya. “Sudah lewat dua minggu.”Nadya melihat angka di samping namanya. Dari kewajiban sebesar Rp75.000, Lina baru membayar Rp40.000. Seragam penggantinya masih disimpan sekolah sampai cicilannya lunas.“Bisa Senin, Bu?”“Senin harus dibawa.” Bu Sulastri menyerahkan selembar surat. “Kau sudah kelas tiga. Jangan sampai urusan pembayaran mengganggu sekolahmu.”Bel masuk berbunyi. Nadya menyelipkan surat itu ke dalam tas dan kembali ke kelas.Uangnya tinggal Rp7.500 setelah membeli selot, gembok, dan paku.Jumlah itu bahkan belum cukup untuk membayar setengah tunggakannya.Ketika Nadya tiba di warung, Riko sedang memasukkan kayu ke tungku. Lina sibuk membungkus nasi untuk dua pekerja, sementara beberapa gelas kotor me
Last Updated : 2026-08-11 Read more