Tom pernah menyaksikan sendiri hubungan Liora dan Ehren saat berada di Kota Nartua. Seketika itu juga, dia mengernyitkan dahi."Kepala Riset, meskipun Hati yang Berbicara memang bisa membantu kita, kalau kita bekerja sedikit lebih keras, kita juga pasti bisa menyelesaikannya sendiri. Kalau kamu nggak mau berutang budi padanya, sebaiknya kita jangan ....""Kenapa nggak?"Ekspresi Liora tetap tenang dan datar. "Dokumen pemberian lisensi gratisnya sudah ada. Kenapa nggak dimanfaatkan? Lagi pula, Hati yang Berbicara memang hasil penelitianku. Sekarang, cuma mengembalikan sesuatu kepada pemiliknya yang sah."Liora berdiri, menepuk tangannya pelan, lalu mengumumkan kepada seluruh tim. "Teman-teman, segera masukkan data Hati yang Berbicara. Kalau lancar, hari ini kita bisa pulang lebih awal!"Sorak-sorai penuh semangat langsung memenuhi laboratorium.Sepulang kerja, begitu turun dari mobil, Liora melihat sesosok pria bertubuh tinggi berdiri di depan pintu apartemennya.Kebetulan sekali, Devon
Read more