"Sudah, duduk dulu. Yang lainnya nggak usah dibahas. Menurutmu, ada cara untuk memperbaiki hubungan kami?"Mia menekan rasa terkejut di dalam hatinya. Dia kembali duduk di sofa, lalu bertanya dengan penasaran, "Bu, kalau boleh tahu, sebenarnya apa yang membuat kalian bertengkar?"Veyra terdiam sejenak. Dalam benaknya terbayang punggung Daven yang selalu terlihat kesepian setiap kali dia pergi menemui Axton.Dia menunduk dan menjawab pelan, "Mungkin dia merasa aku jarang punya waktu menemaninya.""Sudah berapa lama suami Ibu marah?" Mia kembali bertanya.Begitu memikirkan hal ini, Veyra malah semakin kesal. Daven memang keras kepala seperti banteng. Sekali ngambek, mereka bisa saling mendiamkan selama lebih dari dua tahun.Veyra menjawab dengan dingin, "Sudah lebih dari dua tahun."Mendengar nada dinginnya saja, Mia sampai merinding. Dia mulai bisa melihat letak masalahnya. Dengan status Veyra seperti sekarang, sifatnya memang kemungkinan besar sangat dominan, sementara pria biasanya ju
Read more