Saat mendengar pertanyaan itu, ekspresi Axton langsung membeku. Tadi mereka berdua masih asyik membicarakan keburukan Daven, kenapa sekarang topiknya tiba-tiba berubah secepat ini?Pikiran Axton langsung berputar cepat. Tak lama kemudian, dia perlahan menjawab, "Vey, seperti yang sudah kubilang di ruang rawat tadi, Daven nggak mendorongku."Mendengar itu, Veyra tertegun. Jadi dia benar-benar salah menuduh Daven? Ada sedikit rasa bersalah di wajahnya, tetapi dia masih penasaran. "Terus, kenapa kamu sampai ...."Axton tersenyum pahit. "Daven mengatakan beberapa hal yang cukup menyakitkan padaku. Emosiku jadi terpancing, lalu aku kehilangan keseimbangan dan menabrak pagar.""Dia mengatakan hal-hal yang menyakitkan padamu?" Wajah Veyra seketika berubah muram. "Aku sudah tahu, sifatnya memang picik. Dia bilang apa ke kamu?"Wajah Axton memucat. Dia menggeleng pelan. "Sudahlah, nggak perlu dibahas. Nanti Daven malah mengira aku sengaja merusak hubungan kalian lagi."Veyra berdiri dan menuang
Read more